Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Oktober 2011

Kau Terindah.. dan Slalu Terindah..


Kau terindah.. kan slalu terindah
aku bisa apa.. tuk memilikiMu
Kau terindah.. kan slalu terindah
harus bagaimana.. ku mengungkapkannya
Kau pemilik hatiku..

-----------------------------------------------------------------

Disebutkan dalam sebuah hadits yang shahih, dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Tidak akan masuk surga orang yang dalam hatinya ada kesombongan seberat biji debu”. Ada seorang yang bertanya: Sesungguhnya setiap orang suka (memakai) baju yang indah, dan alas kaki yang bagus, (apakah ini termasuk sombong?). Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah Maha Indah dan mencintai keindahan, kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan merendahkan orang lain”.

al-Jamil

Nama Allah Ta’ala yang agung ini menunjukkan sempurnanya keindahan Allah Ta’ala pada semua nama, sifat, zat dan perbuatan-Nya.

Imam an-Nawawi menjelaskan makna hadits di atas: bahwa semua urusan Allah Ta’ala (maha) indah dan baik, dan Dia memiliki nama-nama yang maha indah serta sifat-sifat yang maha bagus dan sempurna.

Imam Ibnul Qayyim menjelaskan hal ini dengan terperinci dalam ucapan beliau: “Keindahan Allah Ta’ala ada empat tingkatan: keindahan zat, keindahan sifat, keindahan perbuatan dan keindahan nama. Maka nama-nama Allah semuanya maha indah, sifat-sifat-Nya semuanya maha sempurna, dan perbuatan-perbuatan-Nya semuanya (mengandung) hikmah, kemaslahatan (kebaikan), keadilan dan rahmat (kasih sayang). Adapun keindahan zat dan apa yang ada padanya, maka ini adalah perkara yang tidak bisa dicapai dan diketahui oleh selain-Nya. Semua makhluk tidak memiliki pengetahuan tentang itu kecuali (sedikit) pengetahuan yang dengan itulah Dia memperkenalkan dirinya kepada hamba-hamba yang dimuliakan-Nya. Sesungguhnya keindahan-Nya itu terjaga dari (segala bentuk) perubahan, terlindungi dengan tabir selendang dan sarung (kemuliaan), sebagaimana hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dari Allah (hadits qudsi), “Kebesaran itu adalah selendang-Ku dan keagungan itu adalah sarung-Ku…” Maka bagaimana anggapanmu terhadap keindahan yang ditutupi dengan sifat-sifat kesempurnaan, keagungan dan kemuliaan?

Dari makna inilah kita dapat memahami sebagian arti keindahan zat-Nya, karena sesungguhnya seorang hamba akan terus meningkat (pengetahuannya tentang Allah Ta’ala), dari mengenal perbuatan-perbuatan-Nya (meningkat) menjadi mengenal sifat-sifat-Nya, dan dari mengenal sifat-sifat-Nya (meningkat) menjadi mengenal zat-Nya. Maka jika dia menyaksikan sesuatu (yang merupakan pengaruh baik) dari keindahan perbuatan-Nya, dia akan menjadikannya sebagai (argumentasi) yang menunjukkan keindahan sifat-Nya, kemudian keindahan sifat ini dijadikannya sebagai (argumentasi) yang menunjukkan keindahan zat-Nya.

Sabtu, 25 September 2010

7 Ayat Cinta berdasarkan sabda Rasul

Sabda Rasulullah SAW:

"barangsiapa yang hafal dan mengamalkan tujuh ayat ini maka akan dimuliakan oleh Allah dan malaikat serta diampuni dosa-dosanya walau sebanyak buih di lautan.."

  1. Bismillahhirrahmannirrahim : Pada tiap-tiap hendak melakukan sesuatu.
  2. Alhamdulillah : Pada tiap-tiap habis melakukan sesuatu.
  3. Astaghfirrullah : Jika tersilap mengatakan sesuatu yang buruk.
  4. Insya Allah : Jika ingin melakukan sesuatu pada masa akan datang.
  5. Lahaulawalaquataillahbillah : Bila tidak dapat melakukan sesuatu yang agak berat atau melihat sesuatu yang buruk.
  6. Innalillah : Jika menghadapi musibah atau melihat kematian.
  7. Laailaahaillallah : Bacalah sepanjang siang dan malam sebanyak-banyaknya, amalkanlah selalu moga-moga kita tergolong di kalangan orang yang terpilih oleh Allah.

Jumat, 24 September 2010

Yaa Rabb .. Kau jawab kesabaranku dengan Kebesaran dan Keagungan-MU.

Ketika wajah ini penat memikirkan dunia maka berwudhulah...

Ketika tangan ini letih menggapai cita-cita maka bertakbirlah...

Ketika pundak tak kuasa memikul amanah, maka bersujudlah...

Ketika gelombang kehidupan menghantam dan membuat tubuh ini jatuh tersungkur, maka...

ikhlaskanlah semua dan mendekatlah kepada-Nya;

Agar tunduk di saat yang lain bediri angkuh.

Agar teguh di saat yang lain runtuh.

Agar tegar di saat yang lain terlempar keluar.


Yaa Ilaahi Rabbi, Kuatkanlah aku untuk dapat terus berjuang.

Untuk dapat terus berjalan... Di atas jalan yang Engkau ridhai.

Anugerahkanlah aku hati yang senantiasa ikhlas dan ridha atas segala ketetapan-ketetapanMu,

Amin ya Rabbal’alamiin..